Dari cerita,
lahir perubahan.

Kami percaya bahwa satu narasi yang tepat dapat menggerakkan kebijakan,menyelamatkan nyawa, dan membangun jembatan antara komunitas yang terpinggirkan dengan dunia yang lebih luas.

Di tengah banjir informasi, suara komunitas rentan sering tenggelam.
Ratusan ribu komunitas marjinal, perempuan korban kekerasan, dan generasi muda di pelosok Indonesia hidup dalam kesunyian karena tidak ada yang tahu cara menceritakan kisah mereka dengan benar. Kebijakan publik gagal bukan karena tidak ada data, tetapi karena data tidak pernah menjadi cerita yang menggerakkan hati para pemangku keputusan.

Yayasan Silih Anjang Sono hadir sebagai jembatan antara kebenaran di lapangan dengan panggung kebijakan dan opini publik — melalui kekuatan narasi kreatif yang terukur dampaknya.

Pendekatan Kami: Triple Impact Model

NARASI AUTENTIK

Kami tidak menceritakan tentang komunitas rentan — kami menceritakan bersama mereka. Setiap kisah lahir dari riset lapangan yang mendalam dan kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun.

PLATFORM STRATEGIS

Dari layar streaming nasional, jaringan TV free-to-air, hingga ruang mediasi WHO — karya kami dirancang untuk mencapai pemangku kebijakan sekaligus publik luas.

DAMPAK TERUKUR

Setiap proyek dilengkapi dengan indikator keberhasilan yang jelas: peningkatan traffic, jumlah penonton, perubahan perilaku, dan kontribusi pada indeks sosial yang dapat dilaporkan kepada donor.

Proyek Terkini

Di kaki Gunung Galunggung, 'Au Revoir' karya Nikolai Gogol terlahir kembali sebagai 'Tamu Agung'—disajikan dalam gaya longser dengan atraksi sirkus asli Tasikmalaya.

TAMU AGUNG (2026)

Selengkapnya

Diadaptasi dari lirik band EDM Ballad eponim, menceritakan kisah Sundaland. Memadukan beat EDM modern dengan melodi musik purba.

WANGSIT FOR THE LOST BOY (2025)

Selengkapnya

Adaptasi artistik dari 'Syair' karya PHH Mustofa. Saat ini dalam tahap pengembangan.

CLAK!! CLAK!! CLAK!!

Selengkapnya

Upaya mitigasi gempa melalui seni. Di wilayah tempat patahan warisan Zaman Es bersiap melepaskan energi besarnya, pertunjukan ini dipentaskan di Museum Geologi—mengingatkan generasi sekarang untuk tidak lalai.

DI PERSIMPANGAN WAKTU (2023)

Selengkapnya

Dampak

0 +

Penonton Teater Langsung

0 +

Proyek Film & TV Nasional

1 Award

Asian Academy Creative Award 2025

0 +

Mitra Donor & Klien Internasiona

Success Stories

Sosial Media

© 2026 Yayasan Silih Anjang Sono. All Rights Reserved